YOGYAKARTA – SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta menerima kunjungan studi tiru dari rombongan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batam. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman dan belajar mengenai pengelolaan serta pengembangan mutu pendidikan di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Rombongan dipimpin oleh Junaidi, S.Sos., M.M., selaku Wakil PDM Kota Batam Bidang Pendidikan. Turut hadir Dra. Daim Khasanah selaku pendamping Sekolah Muhammadiyah Kompleks ASEAN, Ciptadi, S.T., selaku Sekretaris PDM Kota Batam, serta para kepala sekolah Muhammadiyah di Kota Batam.
Dalam sambutannya, Dra. Daim Khasanah menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk tholabul ilmi atau menuntut ilmu, sekaligus menggali dan berbagi praktik baik (best practice) yang telah diterapkan di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Ia juga menceritakan kondisi Kota Batam yang tengah menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari dampak kebakaran hutan hingga pemadaman listrik (blackout) yang terjadi belakangan ini. Di tengah berbagai tantangan tersebut, upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan sekolah Muhammadiyah tetap menjadi perhatian penting.

Daim menjelaskan bahwa Muhammadiyah di Batam dikenal dengan sebutan Muhammadiyah Kompleks ASEAN. Sebutan tersebut berkaitan dengan posisi geografis Batam yang berdekatan dengan sejumlah negara ASEAN, seperti Singapura dan Malaysia. Selain itu, telah terjalin pula kerja sama dengan Thailand. Ke depan, ia berharap Batam dapat berkembang menjadi salah satu hub yang menghubungkan kerja sama Muhammadiyah dengan negara-negara di kawasan ASEAN.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Kustejo dalam sambutannya berharap kunjungan ini membawa keberkahan dan manfaat bagi kedua institusi. Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi sekolah Muhammadiyah dan sekolah swasta pada umumnya, terutama dalam menghadapi persaingan dengan sekolah-sekolah yang menawarkan pendidikan gratis.
Menurutnya, tantangan sekolah saat ini tidak hanya berkaitan dengan mutu pendidikan, tetapi juga bagaimana membangun citra dan menunjukkan keunggulan sekolah agar menjadi pilihan masyarakat. Oleh karena itu, sekolah perlu memiliki identitas dan keunggulan yang jelas, sekaligus memastikan kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan internal sekolah harus terus diperbaiki agar tidak menimbulkan kekecewaan di kalangan siswa maupun orang tua. Peningkatan mutu dapat dilakukan melalui berbagai program, antara lain pembukaan kelas industri, penerapan pembelajaran teaching factory (TEFA), pelibatan guru tamu dari industri, hingga pelaksanaan rekrutmen tenaga kerja secara langsung oleh industri.
Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mendekatkan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memberikan nilai tambah bagi lulusannya. Ia juga mengingatkan bahwa persaingan antarsekolah di Yogyakarta cukup ketat sehingga sekolah yang tidak memiliki keunggulan dan tidak terus berbenah berisiko ditinggalkan masyarakat.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Rombongan kemudian mengikuti sesi tanya jawab untuk menggali lebih jauh pengalaman sekolah dalam mengelola pendidikan, mengembangkan program keahlian, serta menjalin kemitraan dengan dunia industri.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas pembelajaran, yaitu jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Sepeda Motor (TSM), serta bengkel teaching factory SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Melalui kunjungan tersebut, rombongan berkesempatan melihat secara langsung pelaksanaan pembelajaran praktik dan pemanfaatan fasilitas sekolah untuk mendukung kompetensi peserta didik.
Kunjungan studi tiru ini diharapkan menjadi awal dari pertukaran pengalaman yang berkelanjutan antara sekolah-sekolah Muhammadiyah di Yogyakarta dan Batam. Dengan saling belajar dan berbagi praktik baik, kedua institusi dapat terus mengembangkan layanan pendidikan yang bermutu, relevan dengan kebutuhan zaman, dan dipercaya oleh masyarakat.


































































