Yogyakarta, 9 Oktober 2026 – SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta menerima bantuan satu unit truk Hino 300 Series dari PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI). Penyerahan dilakukan langsung oleh Presiden Direktur HMSI Shingo Sakai kepada Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Kustejo, dalam acara yang digelar di lingkungan sekolah, Jalan Pramuka No. 62, Giwangan, Yogyakarta, Jumat (9/10/2026).
Bantuan ini diberikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) HMSI dan menjadi bagian dari program Hino Indonesia Partnership School (HIPS). Truk tersebut akan digunakan sebagai sarana praktik bagi para siswa, khususnya Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
Dalam sambutannya, Shingo Sakai menyampaikan bahwa pendidikan vokasi memegang peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Melalui bantuan kendaraan praktik ini, HMSI berharap para siswa memperoleh pengalaman yang lebih nyata dan memahami teknologi kendaraan niaga secara langsung sejak masih di bangku sekolah.
Dengan hadirnya truk ini, siswa dapat mempelajari kendaraan niaga dari dekat: inspeksi kendaraan, perawatan pencegahan (preventive maintenance), penggunaan alat ukur presisi, hingga teknik diagnosis gangguan (troubleshooting). Sistem yang dipelajari mencakup blok mesin, sistem bahan bakar, pemindah tenaga (powertrain), sistem pengereman, kemudi, suspensi, kelistrikan, hingga sistem kontrol elektronik kendaraan.
Kemitraan ini tidak berhenti pada hibah kendaraan. Program HIPS juga mencakup penyelarasan kurikulum berbasis standar pabrikan, peningkatan kompetensi guru, pengenalan teknologi industri terkini, serta penanaman budaya kerja profesional di lingkungan sekolah. Ke depan, unit kendaraan ini diproyeksikan memperkuat sistem pembelajaran berbasis Teaching Factory, sehingga suasana belajar semakin menyerupai dinamika bengkel resmi industri.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Kustejo menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, kendaraan praktik ini akan menjadi sarana penting bagi siswa untuk belajar secara langsung dan memahami teknologi kendaraan niaga sesuai kebutuhan industri. Ia berharap kerja sama dengan Hino dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi peningkatan kompetensi siswa.
Kerja sama antara sekolah dan Hino sejauh ini telah menunjukkan hasil nyata. Pada tahun 2026, delapan siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta telah direkrut jaringan Hino bahkan sebelum lulus, dan lebih dari 40 alumni kini bekerja di jaringan Hino. Sebanyak 40 siswa juga telah menyelesaikan program magang di dealer resmi dan bengkel Hino. PT Duta Cemerlang Motors (Duta Hino) tercatat merekrut 18 lulusan sekolah ini pada tahun ini dan masih membutuhkan sekitar delapan tenaga tambahan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta H. Aris Madani menilai penyerahan bantuan ini lebih dari sekadar serah terima satu unit kendaraan. “Ini adalah penyerahan masa depan,” ujarnya. Ia melihat kemitraan ini sebagai pertemuan dua falsafah kerja: Monozukuri dari Jepang—kesungguhan, semangat, dan kesempurnaan dalam bekerja—dan prinsip Amal Usaha Muhammadiyah yang menempatkan kerja sebagai ibadah. Truk ini, katanya, adalah amanah sekaligus jembatan persahabatan Indonesia–Jepang.
Acara tersebut turut dihadiri Presiden Direktur PT Duta Cemerlang Motors Christian Hemasurya. Ia menuturkan bahwa komponen-komponen seperti turbo VNT, alternator, dan kompresor udara yang dihibahkan memberi kesempatan bagi siswa untuk berlatih langsung pada teknologi yang sesungguhnya, bukan sekadar teori. Ia juga berpesan kepada para siswa bahwa keterampilan teknis memang penting, tetapi disiplin dan ketekunanlah yang menentukan keberhasilan karier.
Dengan hadirnya unit Hino 300 Series ini, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta menargetkan lulusannya tidak hanya menguasai teori, tetapi juga cekatan secara teknis dan siap mental untuk langsung bersaing di dunia kerja industri otomotif dan kendaraan niaga nasional.





































































